Cara Mr.Crab mengembalikan modal dibisnis kedai kopi yang akan tutup

Mr Crab

Mungkin ketika Mr Crab memilki kedai kopi , Dia akan fokus ke cuan cuan untuk kecepatan kembali modal . Karena yang dipahami oleh Mr Crab hanyalah uang. Mr Crab yang fokus pada kembali modal cenderung membuka bisnis kopi yang akan tutup atau tidak bertahan . kenapa ?

Mr.Crab akan fokus kepada efesiensi tapi tidak paham efektifitas , Berbagai cara untuk melakukan penekanan akan dilakukan . Tanpa mempertimbangkan sustainble bisnis . Hal ini disebabkan Mr Crab lebih takut kekurangan uang daripada bisnis itu tutup .

Beberapa cara yang paling sering dilakukan Mr.Crab untuk efesiensi kedai kopi , Menekan pengeluaran untuk menjaga saldo kas seperti berikut :

  1. Penekanan Harga Pokok Penjualan (HPP) Menu , Biasanya hal ini mudah dilakukan oleh pemilik atau manajemen kedai kopi untuk menghasilkan kualitas margin produk mereka . Tapi dalam hal ini tidak semua berhasil menciptakan rasa yang berkualitas dengan penekanan takaran bahan baku, Yang menyebabkan User Experience untuk menu menjadi buruk. Untuk di kedai kopi sendiri biasanya dilakukan dengan cara : Penggunaan merek bahan baku yang belum teruji dipasar , Penekanan takaran saji dan Kualitas kopi yang buruk .
  2. Penekanan gaji karyawan , Hal ini juga cara jitu yang sering dilakukan tanpa memikirkan dampaknya . Ada yang mengatakan beberapa orang tidak terlalu mementingkan nilai gaji yang penting mereka merasa nyaman . Tetapi tidak banyak pemilik dan manajer yang bisa memahami konteks kenyamanan dalam karyawan kedai kopi . Semisal fasilitas cuti , tempat tinggal , makan minum atau mungkin reward . Dampak lain seperti untuk di Industri kedai kopi seperti keramahan barista (hospitality) akan kurang maksimal , Turn Over atau keluar masuk karyawan yang relatif tinggi , Konflik internal relatif tinggi .
  3. Poin-poin lain seperti biaya operasional listrik , air , transport , biaya tidak terduga . Mungkin tidak perlu kita bahas detail , Karena hanya gangguan gigitan semut kecil.

Bayangkan saja, Mr.Crab fokus kepada poin-poin diatas atau dapat dikatakan pikirannya dikuasai dengan disiplin terhadap penekanan yang menyebabkan pikiran terhadap User Experience berkurang dan berdampak pada return atau repeat order tidak maksimal .

Baca juga

Poin-poin untuk meningkatkan User Experience (UX) Kedai Kopi

Mr.Crab lebih cenderung fokus kepada awarness , menggunakan influence dari beberapa selebgram , food blogger atau beberapa public figure . Go Viral , Go Viral ,Tapi mereka lupa bahwa yang mereka datangkan adalah orang-orang yang kemungkinan tidak akan kembali lagi karena experince yang buruk dari hasil disiplin penekanan atau efesiensi .

Pada akhirnya Mr.Crab menutup kedai kopinya , dan mencoba bisnis lain .

Kecepatan berbanding terbalik dengan keamanan

Semua yang cepat pasti tidak aman dan semua yang aman pasti tidak bisa cepat

Pertanyaan yang akan muncul selanjutnya , Terus bagaimana tentang kembali modal?

HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) untuk Coffeeshop

Berikut adalah penjelasan lengkap dan mendalam tentang HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) dalam konteks coffee shop —[…]

Peluang Usaha Dapur Makan Bergizi Gratis , bisnis coffeeshop tertinggal

Program Dapur Makan Bergizi (MBG) yang diinisiasi oleh BGN (Bersama Gizi Nasional) membuka peluang kolaborasi antara pemerintah, organisasi non-profit,[…]

Persiapan Cina dalam mengembangkan perkebunan kopi

1. Ekspansi Besar-besaran di Yunnan & Daerah Tropis 2. Dukungan Pemerintah & Investasi Teknologi Hijau 3. Model “Coffee Estate +”[…]