Espresso tonic adalah minuman kopi yang relatif baru, muncul sebagai tren dalam industri kopi di awal tahun 2010-an. Kombinasi espresso dengan tonic water memberikan perpaduan yang unik antara rasa kopi yang kuat dan pahit dengan rasa segar, sedikit pahit, dan berkarbonasi dari tonic. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai sejarahnya:
1. Awal Mula di Skandinavia
- Minuman ini pertama kali muncul di Skandinavia, terutama di Swedia dan Finlandia, sekitar awal 2010-an. Di daerah ini, espresso tonic mulai mendapatkan popularitas karena para barista dan penggemar kopi mulai bereksperimen dengan kombinasi minuman yang lebih segar untuk dinikmati selama musim panas.
- Salah satu coffee shop yang terkenal sebagai pionir espresso tonic adalah Kaffa Roastery di Helsinki, Finlandia. Mereka memperkenalkan minuman ini sebagai cara yang menyegarkan untuk menikmati espresso, terutama bagi mereka yang mencari alternatif es kopi biasa.
2. Popularitas di Eropa dan Amerika Serikat
- Setelah mendapatkan popularitas di Skandinavia, espresso tonic mulai menyebar ke Eropa lainnya dan ke Amerika Serikat, terutama melalui coffee shop yang memiliki fokus pada specialty coffee. Merek-merek kopi specialty sering kali mengedepankan inovasi rasa, dan espresso tonic menjadi salah satu tren yang meledak di kalangan penggemar kopi.
3. Espresso Tonic sebagai Minuman Instagramable
- Popularitas espresso tonic juga didukung oleh media sosial, terutama Instagram. Kombinasi visual antara espresso yang hitam dan tonic yang jernih atau berwarna kuning cerah menghasilkan minuman yang sangat fotogenik, membuatnya cepat menjadi viral di kalangan pecinta kopi dan pengguna media sosial.
4. Adaptasi dan Varian
- Seiring waktu, banyak coffee shop mulai menyesuaikan resep espresso tonic dengan menambahkan bahan-bahan seperti sirup buah, lemon, atau bahkan herbal untuk menciptakan rasa baru. Ada juga eksperimen menggunakan tonic premium dengan rasa tertentu untuk memberikan lapisan rasa yang lebih kaya.
Dengan popularitasnya yang terus berkembang, espresso tonic tetap menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin menikmati kopi dengan sentuhan yang lebih ringan dan segar, terutama di musim panas atau di tempat-tempat dengan iklim yang hangat.




