Selain tren Es kopi gula aren yang mulai meledak di sekitaran 2018-2019 yang berdampak kepada perputaran ekonomi Indonesia , Dilain hal menjamurnya coffeeshop di penjuru Indonesia berdampak pada terciptanya lapangan kerja baru sebagai Barista.
Data coffeeshop di Indonesia , Menurut data dari Asosiasi Pengusaha Kopi dan Cokelat Indonesia (APKCI) 2023 berjumlah 10.000 gerai . Yang dimana tren nya bertumbuh 5-10% pertahun . Jadi ketika 10.000 (jumlah coffeeshop) x 4 (rata-rata barista per coffeeshop) kurang lebih sekitar 40.000 Tenaga kerja barista di Indonesia yang terserap . Hal ini membantu kurang lebih 0,14 % dari jumlah penduduk Indonesia kurang lebih 280.000.000 Jiwa .
Pekerja barista rata-rata di kuasai mayoritas Gen Z , Mereka diumur <25 tahun . Mulai dari tidak lulus SMA , Lulus SMA dan sedang berkuliah , Artinya pekerja barista dapat membantu anak muda Indonesia menopang ekonomi sementara mereka sebelum menentukan arah tujuan akhir mereka mau kemana . Pekerjaan barista paling banyak diminati sebagai pekerjaan part time (sampingan) di anak muda Indonesia .
Tidak bisa disepelehkan , Pengalaman kerja sebagai barista sangat dipertimbangan ketika bisa dikombinasikan dengan skill lainnya untuk kerja ditempat baru . Dikarenakan Barista di didik mengusai beberapa hal : Peka Indra Perasa (lidah) , Kebersihan , Keramahan , Ketepatan , Administrasi Laporan , Penampilan , Networking dan komunikasi . Pengalaman ini membuat mantan-mantan barista mudah diterima ditujuan akhir mereka .
Tertarik menjadi Barista ?




