Kenapa kapal kedai kopi yang memiliki banyak owner mudah karam ditengah laut ?

Halo readers , Sudah ngopi ?

Kali ini teman 2sks mau membahas tentang kedai kopi yang memiliki banyak owner , Kenapa sangat rapuh ? Padahal sebenarnya semakin banyak owner harusnya kekuatan semakin besar untuk bertarung dalam kompetisi . Ada beberapa aspek yang teman 2sks melihat kumpulan energi itu malah melemahkan bisnis itu sendiri .

  1. Bijaksana , Masalah utama dari kerja team adalah salah satu atau mayoritas kurang bijaksana dalam merespon masalah . Hal ini paling banyak terjadi disebabkan salah satu dari manusia yang tergabung dalam owner mudah menyimpulkan masalah tapi tidak pandai berdiskusi untuk membicarakan . Mereka tidak siap dengan segala masalah yang datang harus diselesaikan dengan duduk bersama dan tidak menjadi gosip. Masalah dibagian pertama ini murni karena personal dari owner yang memang belum dewasa dalam memecahkan masalah . Hati-hati bagian ini paling sering menjadi sumber utama dalam bisnis kedai kopi itu harus karam . Biasanya masalah itu hanya 20% tetapi akan menjadi 100% karena cara kita merespon masalah yang kurang tepat .
  2. Hak & Kewajiban , Terkadang hal ini juga tidak dibicarakan secara detail apa yang menjadi hak dan apa yang menjadi kewajiban . Hal ini mencakup pembagian saham dan struktur organisasi . Mungkin ada satu yang mesti di tambahkan adalah punishment ketika kewajiban tidak sesuai dengan ketetapan . Memang di bagian ini sangatlah repot saat memulai , Karena biasanya pemula yang kolaborasi itu hanya fokus ke tujuan . Tapi untuk menghindari masalah kapal karam ditengah laut sebaiknya dibicarakan something to detail seperti Hak , Kewajiban dan Punishment . Apalagi pembagian uang yang sangat sensitif dikalangan kita .
  3. Masterplan Bisnis , Hal ini menjadi sumber masalah dikarenakan team tidak berhasil mengkonversi kemampuan menjadi sebuah impact /dampak /hasil . Disaat awal tidak ada indeks atau tujuan yang jelas ketika bisnis ini dimulai dengan sumberdaya yang tersedia (team dan uang) . Dibagian ini kebanyakan kita gagal dalam memahami SWOT adalah singkatan dari Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman). Baiknya dibagi menjadi beberapa fase pertumbuhan bisnis serta didukung dengan persediaan second plan ketika ada yang meleset .

Hal-hal itulah yang menjadi faktor utama kenapa bisnis kolaborasi itu mudah rapuh , Yang artinya bukan hanya dikedai kopi saja bahkan dibisnis lain pun seperti itu . Bisnis itu tidak akan luput dari permasalahan artinya kita akan sering duduk untuk mencari solusi . Poin 1 itu adalah bagian paling utama agar kita bisa lebih bijak dalam merespon masalah .

Kita memang memiliki 1 tujuan yang sama yaitu membagun bisnis kedai kopi yang bisa diterima masyarakat , Tetapi dibalik itu setiap owner memiliki alasan lain semisal : ada yang money oriented yang fokus kepada cashflow , Ada yang ingin menguji coba kemampuannya berbisnis kopi dan mungkin ada juga yang ikut-ikutan . Ketiga alasan tersebut pun hal yang sangat lumrah terjadi , Tetapi akan memiliki respon berbeda disaat bisnis menemukan masalah .

Masalah bisnis karam ditengah laut , Bukan cuma terjadi dikalangan pebisnis kopi pemula . Hal ini sering terjadi di bisnis lain dan bahkan ditingkat yang lebih tinggi .

HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) untuk Coffeeshop

Berikut adalah penjelasan lengkap dan mendalam tentang HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) dalam konteks coffee shop —[…]

Peluang Usaha Dapur Makan Bergizi Gratis , bisnis coffeeshop tertinggal

Program Dapur Makan Bergizi (MBG) yang diinisiasi oleh BGN (Bersama Gizi Nasional) membuka peluang kolaborasi antara pemerintah, organisasi non-profit,[…]

Persiapan Cina dalam mengembangkan perkebunan kopi

1. Ekspansi Besar-besaran di Yunnan & Daerah Tropis 2. Dukungan Pemerintah & Investasi Teknologi Hijau 3. Model “Coffee Estate +”[…]