Senior di kedai kopi kebingungan menggunakan Tiktok

Disaat ini pemain lama di kedai kopi mulai kebingungan untuk menarik perhatian pengguna Tiktok . Mereka terbiasa menggunakan Instagram yang dimana isinya estetik sedangkan tiktok tidak terlalu mementingkan estetik .

Kenapa bingung ?

Pertama generasi mayoritas penguasa tiktok adalah Gen Z lalu di ikuti dengan Milenial . Sedangkang Instagram malah sebaliknya . Ada perbedaan diantara kedua generasi ini dalam menerima campaign . Kok beda ? kita bahas dibawah kanda .

Senior di Kedai Kopi mungkin kita bisa artikan adalah penguasa pasar di kedai kopi ,Baik secara revenue dan awarness ( Marketing Funnel) yang mungkin sudah berdiri sebelum tahun 2020 . Yang dimana mayoritas pelanggan loyal mereka 3 tahun lalu adalah Gen Milenial , Dimana Gen Milenial mayoritas pengguna Instagram .

Seiring berkembangnya zaman , Tiktok pelan-pelan menguasai Gen Z . Dan Doorrrr … , Gen Z sejak 2020 mulai sebagai generasi yang memiliki penghasilan dan sudah menjadi target pasar . Seiring dengan waktu, Jumlah yang berpenghasilan dari mereka semakin besar dan akan terus bertumbuh . Artinya Pengguna Tiktok sudah tidak bisa dipandang sebelah mata lagi sebagai calon costumer .

Tiktok=Gen Z & Instagram=Gen Milenial

Gen Z , Karakternya sering berkelompok . Kamu hanya butuh Engagement ke 1 orang secara tidak langsung kamu mendatangkan 1 kelompok / group ke Kedai kopi mu . Gen Z ini adalah generasi yang sedang belajar tentang hidup (termasuk kuliah) . Mereka jiwa muda yang sedang berkelana , Ingin mengetahui banyak hal dan bertemu hal-hal baru . Jadi wajar saja ketika mereka menjadi target utama pasar kedai kopi .

Sedangkan Gen Milenial hari ini sudah mayoritas berkeluarga dan fokus mengembangkan karir. Mereka berada dilevel yang dimana energi habis untuk berfikir . Gen Milenial adalah generasi yang fokus pada kualitas pertemanan bukan kuantitas. Hal itu membuat mereka sangat ketat terhadap waktu dan hanya nongkrong untuk kepentingan tertentu . Jadi wajar saja ketika market size mereka tidak sebanyak Gen Z untuk sebagai target pasar .

Gen Milenial sudah memiliki banyak informasi terakit kedai kopi , Dan Top Brand kedai kopi sudah terekam baik dikepala mereka . Sedangkan Gen Z masih sangat terbuka dalam menerima campaign dan dapat dikatakan Top Brand kedai kopi di pandangan mereka masih samar-samar atau abu-abu .

Pemain lama terbiasa dengan estetik dan menjadi elegan (pendiam) di Instagram , Sedangkan Tiktok membutuhkan unik + Interaktif (cerewet) + fast content . Bayangkan saja orang (brand) yang introvert (pendiam) tiba-tiba harus menjadi extrovert (cerewet) , Yang bisa seperti itu hanya orang yang sedang mabuk .

Apalagi Brand yang benar-benar sudah merasa punya nama , Mereka akan gengsi untuk memulai Tiktok dengan follower yang masih 2 – 3 digit dan Mereka akan khawatir jika tidak memiliki banyak interaksi seperti yang ada di Instagram .

Hal ini lah membuat Senior kedai kopi dilema atau bingung dengan Tiktok. Ini adalah peluang junior kedai kopi untuk fokus ke Tiktok untuk mengakusisi transisi generasi.

HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) untuk Coffeeshop

Berikut adalah penjelasan lengkap dan mendalam tentang HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) dalam konteks coffee shop —[…]

Peluang Usaha Dapur Makan Bergizi Gratis , bisnis coffeeshop tertinggal

Program Dapur Makan Bergizi (MBG) yang diinisiasi oleh BGN (Bersama Gizi Nasional) membuka peluang kolaborasi antara pemerintah, organisasi non-profit,[…]

Persiapan Cina dalam mengembangkan perkebunan kopi

1. Ekspansi Besar-besaran di Yunnan & Daerah Tropis 2. Dukungan Pemerintah & Investasi Teknologi Hijau 3. Model “Coffee Estate +”[…]